Sabtu, 07 November 2015

Tempat Wisata di Bandung yang Dijangkau dengan Jalan Kaki

Tempat Wisata di Garut Berkunjung di Bandung, namun tak mempunyai saat untuk mengeksplor wisata di Bandung? Selekasnya saja menuju jalan yang sekarang ini tengah jadi destinasi paling diminati sekagad raya, yakni Jalan Asia Afrika Fave Hotel Garut

Terdapat beberapa obyek wisata yang dapat dikunjugi, seperti Wisata Kota Tua, Wisata Histori, Wisata Religi, Wisata Kuliner, Wisata Taman, Wisata Landmark sampai Wisata Berbelanja dapat dijangkau dengan jalan kaki. Hebatnya lagi, tak perlu ampe gempor untuk menikmatinya. Dari satu destinasi ke destinasi yang lain dapat ditempuh cuma kurun waktu sepuluh menit. Tak yakin? Yuk, ikuti perjalanan yang saya kerjakan beberapa waktu terakhir. 

1). Jalan Asia Afrika 

Garut Saya dari mulai Jalan Asia-Afrika Bandung. Jalan paling tua serta sangatlah bersejarah dalam pembentukan Kota Bandung. Letaknya di tengah-tengah kota, dari mulai perlimaan pada Jalan Ahmad Yani, Jalan Sunda, serta Jalan Gatot Subroto Bandung. 

Pas di tengah-tengah perlimaan, ada Tugu Dasa Sila Bandung yang pada dindingnya tergrafir beberapa nama negara yang ikuti Konfrensi Asia-Afrika. Jalan Asia-Afrika membentang lebih kurang 1 km dari perlimaan sampai Jalan Pos. 

Pasca peringatan ke-60 Konfrensi Asia-Afrika, Jalan Asia Afrika makin cantik lantaran pada selama trotoarnya berdiri kursi-kursi taman untuk beristirahat beberapa pejalan kaki, pot-pot bunga, bola-bola dunia, serta lampu-lampu yang di desain serupa dengan jalan-jalan di Eropa. 

2). Tugu Titik 0 Bandung 

Dari Simpang Lima berhenti di Tugu Titik 0 Bandung. Di sinilah titik semula Kota Bandung di bangun. Posisinya pas berseberangan dengan Hotel Savoy Homan. Hotel bersejarah, tempat beberapa delegasi Konfrensi Asia Afrika bermalam. 

Tempat ini jadikan titik 0 lantaran ketika Gubernur Jenderal Belanda, Mr. Herman Willem Daendels menyuruh bangun bangun kota, Daendels menancapkan tongkat. Tanah tempat menancapkan tongkat tersebut yang saat ini jadi titik 0 Kota Bandung. 

Di belakang tugu, ada monumen kepala lokomotif yang di buat th. 1900. Sampai saat ini masih tetap tampak kokoh serta jadi salah satu heritage Kota Bandung. Dalam tugu tercatat sinyal CLN 18 serta PDL 18. CNL 18 memberikan daerah timur Kota Bandung yang paling dekat dengan tugu yaitu daerah Cileunyi dengan jarak 18 Km. PDL 18 memberikan daerah barat Kota bandung yang paling dekat dengan tugu yaitu Padalarang dengan jarak 18 Km. 

3). Gedung Merdeka 

Tak jauh dari Tugu Titik 0, ada gedung sebagai lambang perjuangan bangsa dari dua benua, benua Asia serta Afrika. Gedung apa lagi bila bukanlah Gedung Merdeka. Di sinilah, terwujud Dasa Sila Bandung sebagai dasar bangsa-bangsa terjajah dalam berjuang beroleh kemerdekaan. Dasa Sila juga jadi prinsip basic dalam usaha memajukan perdamaian serta kerja sama dunia. 

Di samping Gedung Merdeka ada Museum Konferensi Asia Afrika yang menaruh semua masa lalu bersejarah dalam Konferensi Asia Afrika (KAA). Sangatlah layak, bila Gedung Merdeka serta Museum KAA harus dikunjungi untuk kembali kenang layanan beberapa pahlawan.